Travel Info

History & Culture in Manado

Sejarah & Budaya di Manado

Manado history and culture is another thing that is unique and very interesting to explore. You will find many of statues that telling history and folk tales in Manado. Many dance and music instrument also have their own story in Manado.
Image
» TARI KABASARAN
Kabasaran adalah tarian perang Minahasa yang diiringi oleh suara gendang/gong kecil. Tari Kabasaran kini menjadi tarian penyambutan bagi para pejabat bahkan sebelum para penari Kabasaran hanya menjadi penari dalam upacara adat.
Image
» Tari Cakalele
Cakalele adalah salah satu bagian dari Tari Kabasaran. Bagian ini menunjukkan kepada mereka keberpihakan perang kepada pejabat yang sedang berkunjung untuk memberikan rasa aman kepada para tamu agung agar para setan takut mengganggu para tamu yang dikawal oleh penari Kabasaran.
Image
» Tari Katrili
Katrili adalah tarian warisan kolonial Portugis dan Spanyol sejak abad ke-16 yang lalu dimana para penarinya mulai menari dengan wajah yang lincah dan ceria. Tarian ini telah menjadi tarian utama dari banyak tarian Suku Minahasa. Katrili selalu tampil di setiap acara-acara seremonial pemerintahan, pesta-pesta warga Minahasa, dan juga di lomba-lomba sekolah atau di berbagai festival budaya.
Image
» Tari Maengket
Maengket adalah tarian tradisional asli Minahasa yang dibawakan saat memanen hasil bumi dengan gerakan sederhana. Maengket terdiri dari tiga bab: Maowey Kamberu adalah tarian yang dibawakan atas ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, terutama pada saat panen padi yang hasilnya berlipat ganda. Marambak adalah tarian semangat masyarakat Minahasa sambil membantu membuat rumah baru. Lalayan adalah tarian yang melambangkan pertunjukan anak muda di Minahasa kuno akan menemukan jodohnya.
Image
» Masamper
Masamper adalah seni menyanyi tradisional yang sering muncul saat acara syukuran dan kegiatan besar lainnya.
Image
» Musik Bamboo
Musik Bambu merupakan salah satu alat musik yang berasal dari Minahasa. Musik Bambu kini berkembang menjadi salah satu musik tradisional yang bergengsi untuk mengiringi lagu untuk tamu Kehormatan, upacara pernikahan dan upacara lainnya.
Image
» Musik Kolintang
Musik adalah musik tradisional minahasa kolintang yang terbuat dari kayu yang dapat menghasilkan suara musik yang unik. Musik ini biasanya dipentaskan dalam berbagai pertunjukan seni, pesta pernikahan, upacara penyambutan, peresmian, syukuran & game show.
Image
» Tumatenden
Tumatenden, berdasarkan cerita rakyat menyebutkan lokasi ini merupakan lokasi pemandian sembilan peri. Seperti cerita Jaka Tarub, salah satu dari sembilan peri itu kehilangan selendangnya dan tidak bisa kembali ke Surga. Dan saat peri kehilangan selendangnya itulah terakhir kalinya peri lain datang ke bumi dan mandi di sumber mata air.
Image
» Watupinawetengan
Watupinawetengan berarti “batu pemecah”. Dimana para tetua zaman dahulu (dotu-dotu) Minahasa melakukan pembagian wilayah tempat tinggal di Minahasa. Selain membagi wilayah, para tetua juga menjadikan tempat ini untuk merundingkan segala persoalan yang dihadapi.
Image
» Pantai Malalayang
Pantai Malalayang. Pantai pasir hitam ini memiliki pemandangan indah Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, bahkan Pulau Siladen. Membutuhkan waktu -+ 20 menit dari pusat kota untuk masuk ke sini. Wisatawan juga bisa menikmati pisang goreng & es kelapa muda sambil melihat indahnya matahari terbenam. Ini bisa menjadi momen yang tak terlupakan.
Image
» Gereja Sentrum
Gereja Sentrum & Monumen perang dunia ke-2 terletak di dekat titik nol. Gereja Sentrum disebut "Oude Kerk" atau yang berarti "Gereja Tua". Gereja ini masih memiliki arsitektur asli gaya Belanda dan Ratu Belanda pernah mengunjungi gereja ini. Monumen Perang Dunia ke-2 adalah pengingat kemenangan sekutu atas kediaman Jepang.
Image
» Patung DR Samratulangi
Patung Dr. Sam Ratulangi adalah pengingat pahlawan Sulawesi Utara, Dr. Sam Ratulangi. Beliau adalah dokter matematika pertama di Indonesia. Ia juga pencetus simbol “Sitoutimoutumoutou” yang berarti “Manusia memanusiakan Manusia”. Dr. Sam Ratulangi lahir pada tanggal 5 November dan meninggal pada tanggal 30 Juni 1949. Jasa beliau sangat berarti bagi masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Utara.
Image
» Patung Yesus Memberkati
Patung Yesus Memberkati di Manado terbesar ke-1 di Asia & terbesar ke-3 di dunia setelah di Polandia. Patung ini menjadi icon baru Kota Manado sejak tahun 2007 yang memiliki tinggi 30 meter.